:: THE CURSE OF A LEADER: TUNTASKAN APA YANG SUDAH DIMULAI

Leader Kerja TuntasSeberapa sering Anda menuntaskan apa yang Anda sudah mulai? Let’s check. Berapa buku yang Anda baca benar-benar sudah tamat? Berapa % hal-hal yang Anda kerjakan sudah benar-benar selesai? Kalau jawaban Anda Tamat & 100%, selamat! Pertanyaan berikut, bagaimana hasilnya? Puas dengan hasilnya? Seberapa banyak orang sudah merasakan manfaat dari hasil Anda?

Salah satu “jebakan” dari beberapa sosok pemimpin adalah keinginan mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Banyak hal yang dimulai dan dikejar bersama-sama. Beberapa orang mengklaim dirinya sebagi multitasking person. Tidak ada yang salah dengan multitasking, asalkan punya sumber daya yang mencukupi. Sumber daya berupa waktu, tenaga, dan kadang-kadang finansial. Ketika sumber daya terbatas tapi keinginan meluas, akhirnya banyak yang tak tuntas.

Saya sendiri pernah terjebak dalam situasi ini. Ketika saya pernah menerima beban tugas dan tanggung jawab yang banyak dan saya merasa bisa dan mampu melaksanakan karena memang areanya saya kuasai. Tapi ternyata kekurangan sumber daya tidak bisa bohong. Saya lengah karena saya menyepelekan keterbatasan sumber daya yang saya perlukan. Akhirnya ada beberapa pekerjaan tak benar-benar tuntas dan membuat puas. Dan ini pembelajaran mahal untuk saya.

Ada sebuah istilah “The Curse of Performance”, dimana ketika Anda semakin berperforma tinggi, maka akan semakin banyak orang percaya Anda bisa dan mampu mengerjakan banyak hal. Semakin banyak orang mulai mengenal Anda. Semakin banyak pula orang terinspirasi oleh Anda. Masalahnya adalah lagi-lagi seberapa besar kapasitas sumber daya Anda untuk menampung semua pekerjaan tambahan, popularitas dan kepercayaan orang terhadap Anda. Jebakan besarnya adalah “ego” bahwa Anda bisa menjadi Superman. Ujungnya banyak hal tidak tuntas dan orang mulai mempertanyakan kapasitas dan reputasi Anda. Celakanya, kadang orang lupa kalau sebenarnya Anda punya keberhasilan masa lalu dan mereka hanya fokus pada kegagalan terkini Anda. Mereka seolah tak mau tahu apa masalah Anda, yang mereka tahu reputasi Anda sudah jatuh.

Jadi bagaimana cara agar Anda mampu menuntaskan apa yang menjadi tanggung jawab Anda dengan baik dan berujung puas?

Solusinya, petakan sumber daya Anda sejak dini. Berapa yang Anda punya dan berapa yang Anda perlukan ketika menerima amanah baru. Lepaskan ego “One Man Show” dan “Superman” Anda. You need resources. The more task you need to complete, the more resource you need. Dan semakin sulit tugas Anda, semakin berkualitas pula sumber daya yang Anda perlukan.

Kabar baiknya, sumber daya itu kadang bisa Anda pinjam atau kalau perlu Anda beli dari orang lain. Beyoncé punya waktu 24 sehari sama dengan Anda dia bisa menuntaskan world tour-nya, Pak Jokowi punya waktu 24 jam sehari bisa mengurus negara, Raja Salman punya waktu 24 jam sehari juga, bisa melakukan tur kenegaraan sambil tetap menjadi penjaga tanah suci. Karena mereka punya dan mampu mengelola sumber daya.

So, next time before you take more task, list down your required resource and find your best resource. Lalu tuntaskan yang Anda mulai dengan hasil terbaik Anda.

Salam kharisma,

Fay Irvanto
www.fayirvanto.com

SHARE jika bermanfaat untuk Anda dan Orang Lain di sekitar.

JOIN FB group https:// Leadership Charisma Class ~ with Fay Irvanto.

(Sumber: Artikel Group WA Wali Kelas CFC Vision School, dishare oleh: Ibu Andri Lintang Huda, tgl. 19-03-2017). Diposting di website bertujuan utk kepentingan pembinaan internal siswa-siswi Sekolah Bisnis CFC Vision.